Seperti Apa Ciri Relay Starter Mobil Rusak? Ini Dia Jawabannya!

Bagi Anda pemilik mobil, Anda tentunya sudah tahu apa saja komponen penting pada kendaraan Anda. Salah satunya adalah relay starter mobil, yang punya peran besar dalam memastikan bahwa mesin kendaraan bisa langsung hidup, menyala, dan siap dikendarai.

Oleh karena itu, jika relay starter mobil mengalami masalah, tentu hal tersebut akan sangat berpengaruh pada kendaraan Anda, kan? Dengan demikian, Anda perlu segera mengenali apa saja ciri-ciri relay starter mobil rusak agar Anda bisa segera mengidentifikasi masalah tersebut.

Lebih lanjut lagi, Anda pun jadi tahu apa langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalahnya, kan?

Ciri ciri Relay Starter Mobil Rusak

Nah, setelah Anda sekarang sudah mengenal dan memahami apa saja fungsi penting dari relay starter mobil, Anda perlu kenali apa saja ciri relay rusak. Sebenarnya, tanda yang paling mudah untuk diidentifikasi adalah munculnya suara tek-tek saat mobil distarter, namun mesin tidak mau menyala.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, relay starter mobil bekerja untuk memutar dinamo starter. Dengan begitu, mesin mobil pun bisa menyala. Jadi, kalau mobil tidak menyala dan kendaraan Anda tidak bisa jalan, bisa dipastikan bahwa ada kerusakan pada relay.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah 3 ciri utama bahwa relay starter mobil Anda rusak sehingga mesin tidak menyala dan kendaraan tidak bisa jalan.

1. Dinamo starter tidak bereaksi dan tidak bekerja

ciri ciri relay starter mobil rusak

Mengingat bahwa relay merupakan komponen yang punya fungsi utama untuk menyalakan dinamo starter mobil, sudah jelas bahwa jika dinamo starter tidak bereaksi artinya ada masalah pada relay starter mobil Anda.

Lebih jauh lagi, meskipun Anda memutar kunci kotak mobil ke arah ST atau starter, maupun menekan tombol start/stop engine sekalipun, mesin mobil tidak menyala sama sekali. Walaupun begitu, panel-panel yang terpasang pada dashboard tetap menyala dengan normal.

Selain mesin mobil tidak menyala, tanda kerusakan relay starter mobil yang satu ini juga dapat mengakibatkan munculnya suara cetak-cetek atau tek-tek pada mesin ketika Anda mencoba menstarter kendaraan.

2. Tidak terjadi sambungan arus listrik di dalam sistem mesin mobil

Ciri ciri relay mobil rusak yang satu ini sebenarnya sudah sangat jelas. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, relay mobil berfungsi untuk mengatur arus listrik di dalam sistem mesin. Pasalnya, relay merupakan salah satu komponen di dalam sistem kelistrikan mesin mobil.

Oleh karena itu, apabila relay rusak, aliran listrik pun tidak dapat mengalir, dan mesin tidak bisa menyala. Untuk memastikannya, Anda bisa menggunakan ohm meter untuk membantu Anda mendeteksi atau mengecek apakah ada sambungan listrik di dalam sistem mesin kendaraan Anda.

Sebagai salah satu komponen kelistrikan, relay mobil memiliki terminal dan lilitan yang berfungsi untuk menghantarkan aliran listrik. Pada terminal 85 dan 85, bentuknya berupa kumparan atau lilitan yang tersambung dengan kunci kontak.

Sementara itu, terminal 87 tersambung dengan solenoid starter, sedangkan terminal 30 tersambung dengan aki mobil. Apabila Anda tidak menemukan adanya sambungan listrik pada terminal 85 dan 86 saat mengukurnya dengan ohm meter, artinya relay starter mobil Anda sudah rusak.

Tapi, bagaimana jika terminal 85 dan 86 terhubung? Kalau Anda mendapati hasil ini saat mengecek dengan ohm meter, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan oleh mekanik. Salah satunya adalah dengan memberikan arus listrik.

3. Bodi relay starter mobil menggembung dan menghitam

Bodi relay starter mobil

Sementara itu, ciri relay rusak yang satu ini baru bisa diketahui hanya setelah Anda membongkar kotak relay yang terdapat di dalam mesin kendaraan. Oleh karena itu, sebaiknya pengecekan ini dilakukan oleh mekanik saja.

Setelah kotak relay dibongkar, baru Anda bisa lihat seperti apa kondisi bodi relay starter mobil. Ketika dibongkar, Anda bisa temukan adanya relay yang punya bentuk mirip dengan sekring atau saklar berbentuk kotak. Jika komponen tersebut nampak terlihat hitam dan terlihat menggembung seperti habis terbakar, jelas bahwa relay starter mobil Anda rusak.

Penyebab bodi relay starter mobil menggembung dan menghitam adalah overheat atau kepanasan pada komponen di dalamnya. Jadi, komponen relay pun terlihat seperti habis terbakar.

Simak juga:

Fungsi Relay Starter Mobil

Secara singkat, fungsi dari relay starter mobil adalah sebagai berikut:

  • Membuat lampu kendaraan menyala lebih terang. Sebab, ada komponen pada relay mobil yang bisa memperkuat daya listrik.
  • Menaikkan arus maupun mengurangi hambatan arus listrik. Dengan begitu, semua bagian di dalam mesin pun mendapatkan pasokan aliran listrik dalam jumlah yang tepat dan kendaraan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
  • Memberikan perlindungan bagi saklar (switch) agar tidak rusak atau meleleh karena terpapar panas dari mesin mobil, yang muncul ketika kendaraan dijalankan. Pada saat yang bersamaan, masa pakai saklar pun jadi lebih panjang.
  • Bekerja sebagai saklar untuk kumparan agar menghasilkan energi elektromagnetik.
  • Memutar dinamo starter untuk menghidupkan mesin mobil.

Sekarang, Anda sudah tahu apa saja ciri utama relay starter mobil rusak, kan? Jadi, begitu Anda mengalami salah satu dari ketiga masalah di atas, Anda pun bisa pastikan bahwa relay rusak.

Tinggalkan komentar