Perbedaan Pertamax dan Pertalite

Apakah anda yang termasuk belum mengetahui perbedaan antara Pertamax dan Pertalite? Jika iya, temukan secara detail perbedaan kedua jenis bahan bakar minyak ini.

Sebenarnya asal kedua jenis bahan bakar minyak ini adalah sama. Bahan Bakar Minyak (BBM) berasal bahan bakar fosil jenis minyak bumi.

Bahan bakar fosil merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui. Bahan bakar ini terbentuk selama jutaan tahun karena pembusukan dan pengendapan organisme, seperti tumbuhan dan hewan.

Mengenal Perbedaan Pertamax dan Pertalite

perbedaan pertamax dan pertalite

Bagi orang awam, untuk membedakan antara pertalite dan pertamax yang dijual oleh Pertamina lewat harganya. Harga BBM Pertamina memang berbeda antara satu jenis bahan bakar dengan yang lainnya.

Namun selain dari harga, ada berbagai perbedaan mendasar dari pertamax dan pertalite, diantaranya:

1. Nilai Oktan

Antara satu jenis bahan bakar minyak dibedakan berdasarkan kualitasnya. Unsur pembeda kualitas ini didasari dari nilai oktan. Oktan biasa juga disebut dengan RON (Research Octane Number).

Nilai oktan pertamax adalah 92, sementara pertalite hanya 90. Dengan nilai oktan yang lebih tinggi, pertamax memiliki kualitas lebih bagus dibanding dengan jenis bensin lain.

2. Tingkat Polusi

Tiap bahan bakar minyak yang digunakan oleh kendaraan bermotor akan menghasilkan zat sisa pembakaran. Zat sisa pembakaran ini yang biasanya menjadi polusi sehingga mencemari lingkungan.

Dengan nilai oktan yang lebih tinggi, pertamax memiliki tingkat polusi lebih rendah dibandingkan dengan pertalite.

Biasanya pertamax ditambahkan zat aditif seperti anti karat dan demulsifier. Zat anti karat ini berguna menjaga agar mesin kendaraan tetap awet.

Sementara zat demulsifier berguna dalam hal mencegah percampuran bahan bakar dengan air. Sehingga pembakaran mesin lebih sempurna.

3. Warna

Hal lain yang paling mudah dikenali untuk membedakan antara pertamax dengan pertalite adalah dari warna bahan bakar tersebut.

Pertalite memiliki warna cairan yang hijau. Sementara pertamax berwarna biru.

4. Kompresi Mesin

Beda pertalite dan pertamax juga berdasarkan peruntukan kompresi mesin kendaraan. Pertalite diperuntukan untuk mesin dengan kompresi 9:1 sampai 10:1.

Sementara itu, pertamax diperuntukan untuk mesin dengan kompresi 10:1 hingga 10,91.

Baca juga: Kelemahan dan Penyakit Ertiga

5. Beda Peruntukan Kendaraan

Saat ini kendaraan-kendaraan terbaru, baik sepeda motor atau mobil, membutuhkan nilai oktan di atas 91.

Sehingga, penggunaan atau peruntukan pertamax dengan pertalite seharusnya disesuaikan keluaran kapan kendaraan tersebut.

Sebagai contoh, sepeda motor keluaran lama seperti Beat, Vario 110, Mio, Fino, dan yang sejenisnya bisa menggunakan BBM jenis pertalite.

Sementara sepeda motor terbaru seperti NMAX, Vario eSP, Honda CRF, dan yang semisal sebaiknya memakai pertamax.

Simak juga: Cara Mengecek Kondisi Mobil Sendiri di Rumah yang Mudah

Selain perbedaan-perbedaan di atas. Tampak bahwa pertamax lebih unggul dibandingkan dengan pertalite dari segi kualitas.

Baik dari tingkat polusinya lebih rendah sehingga ramah lingkungan, maupun dari kemampuannya untuk menjaga mesin kendaraan agar tetap awet.

Jenis pertamax dibedakan menjadi dua, yaitu Pertamax dan Pertamax Turbo. Jika pertamax hanya memiliki angka RON sebesar 92, maka RON dari pertamax turbo lebih tinggi lagi, yaitu 98.

Jika pertamax dipergunakan untuk kendaraan bermesin keluaran terbaru, maka pemakaian pertamax turbo direkomendasikan untuk kendaraan yang membutuhkan responsibilitas dan tenaga yang kuat.

Sehingga untuk kendaraan-kendaraan sport sangat cocok menggunakan pertamax turbo.

Baca juga: Mobil Kapasitas 9 Orang yang Paling Populer

Jika pada pertamax cairannya berwarna biru, maka pertamax turbo dapat dibedakan dari warnanya juga. Cairan pertamax turbo berawarna merah.

Tinggalkan komentar