Beranda Business

Pengertian Usaha Dagang dan Syarat Mendirikannya

162

Begitu banyak jenis usaha yang ditemui entah di sekitar jalan atau bahkan membuka sebuah toko. Apalagi di tahun penuh pandemi ini membuat setiap orang harus mengatur strategi mereka kembali agar bisa mendapat untung. Namun, apa sebenarnya dari pengertian usaha dagang itu?

Pengertian Usaha Dagang

Pengertian Usaha Dagang (UD)

Usaha dagang adalah kegiatan yang berupa membeli lalu menjual kembali pasokan barang tersebut, tanpa adanya proses pengolahan kembali, dengan tujuan mendapatkan keuntungan atau laba. Keuntungan tersebut didapat dari biaya distribusi serta operasional.

Sedangkan orang yang menjual tersebut disebut sebagai pelaku usaha atau pedagang yang biasanya sebagian besar usahanya adalah dalam bentuk toko. Pengertian usaha dagang ini dapat diartikan juga sebagai pembelian barang apapun entah secara tunai maupun kredit.

Seperti halnya minimarket atau swalayan, juga bisa disebut sebagai usaha dagang akan tetapi masuk ke dalam kategori besar, tapi biasanya swalayan ini diakui sebagai usaha dagang dengan konsep waralaba ataupun franchise.

Apa itu Izin Usaha Dagang?

Surat izin perdagangan atau biasanya disingkat SIUP merupakan surat yang dikeluarkan langsung oleh instansi pemerintah lewat Dinas Perdagangan dan juga Perindustrian. Izin ini adalah bentuk dari persetujuan yang dilakukan pihak berwenang atas penyelenggaraan usaha.

Surat izin perdagangan merupakan sebuah kewajiban bagi semua perusahaan entah dalam skala kecil ataupun besar. Dengan adanya surat ini berarti Anda sebagai pelaku usaha sudah memegang hak atas usaha dagang yang dikelola dan dapat melakukan kegiatan bisnis dalam wilayah domisili.

Baca juga: Contoh Peluang Usaha Dagang di Desa

Dengan begitu sebagai pelaku usaha ataupun pada sebuah perusahaan sekalipun karena SIUP sudah ada, jadi Anda bisa menghindari terjadinya suatu permasalahan yang bisa saja terjadi pada perkembangan usaha dagang tersebut.

Syarat Izin Usaha Dagang

Dalam mendirikan usaha dagang tidak diharuskan membuatnya di depan Notaris. Akan tetapi jika dalam artian memiliki kerja sama atau mempunyai hubungan kerja di suatu perusahaan maupun instansi pemerintah misalnya, tidak apa-apa. Berikut ada beberapa syarat yang harus diperhatikan.

1. Jenis SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Sebelum membuat surat izin usaha dagang ada baiknya Anda mengetahui beberapa macam jenis dari SIUP tersebut. Pertama, SIUP besar (untuk usaha dagang yang memiliki modal besar seperti halnya diatas lima ratus juta).

Kedua, SIUP menengah (ditujukan kepada usaha dagang dengan modal sekitar dua ratus jutaan).

Ketiga SIUP kecil (sesuai dengan namanya, diperuntukkan bagi usaha dagang ataupun perusahaan yang mempunyai modal paling kecil paling tidak pas dua ratus juta rupiah). Anda bisa mengurus surat izin usaha tersebut di kantor pelayanan perizinan atau bisa langsung ke kantor dinas perdagangan.

2. Syarat Administrasi Pada Izin Usaha Dagang

Siapkan terlebih dulu beberapa dokumen seperti contohnya jika pada PT (Perseroan Terbatas) diperlukan fotokopi KTP milik direktur, Kartu Keluarga, NPWP, Surat keterangan domisili, fotokopi akta pendirian, surat keputusan pengesahan, HO, Neraca perusahaan, pas foto materai 6000 dan izin teknis.

Lihat tutorial: Cara Mengecilkan Ukuran File Foto

Setiap jenis usaha dagang pasti syaratnya pun juga ikut berbeda-beda, entah itu pada koperasi, perusahaan perseorangan, Tbk dan lain-lain. Hanya saja yang memiliki persamaan syarat hanyalah fotokopi KTP yang harus selalu ada.

3. Prosedur Dalam Pembuatan Izin Usaha Dagang

Setelah syarat administrasi sudah dilaksanakan, selanjutnya membuat SIUP. Anda bisa langsung mengunjungi kantor instansi supaya bisa mengurus surat izin usaha perdagangan ini.

Langkah awalnya ambil formulir pendaftaran terlebih dahulu kemudian isi dan tanda tangani.

Setelah menandatangani formulir pendaftaran, maka diharuskan membayar untuk biaya dalam pembuatan SIUP tersebut (mengenai berapa harganya setiap daerah berbeda-beda). Jika pembayaran sudah selesai maka saatnya untuk mengambil surat izin usaha dagangnya.

Simak juga: Cara dan Biaya Mengurus Ijin PIRT

Dasar Hukum Usaha Dagang

Berbicara mengenai dasar hukum yang mengatur surat izin usaha dagang atau biasanya disingkat UD ini sebenarnya telah diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 yang berisi tentang perseroan terbatas (PT) dengan modal minimal lima puluh juta rupiah.

Kemudian juga terdapat dalam UU No. 17 tahun 2012 yang membahas tentang koperasi. Merupakan salah satu badan hukum yang didirikan oleh badan hukum koperasi ataupun perseorangan yang memisahkan kekayaan anggotanya.

Tujuannya adalah demi menjalankan sebuah usaha, yang mampu memenuhi aspirasi serta kebutuhan secara kebersamaan dalam bidang ekonomi, sosial dan juga budaya yang memiliki prinsip dari koperasi.

Berapa Pajak Usaha Dagang?

Berbicara mengenai pajak untuk usaha perdagangan ini, ada beberapa ketentuan tarifnya. Kewajiban tersebut hampir mengenai keseluruhan pelaku usaha dan wajib pajak, entah pedagang, UMKM dan kecil.

Tarif sebesar 0,5% berlaku pada pelaku usaha kecil menengah yang sudah memiliki omzet tidak lebih dari 4,8 miliar dalam kurun waktu satu tahun pajak.

Contoh usaha dagang lainnya meliputi industri jasa seperti pakaian, toko, penjahit, warung, salon, bengkel, dan masih banyak lagi lainnya. Tak terkecuali juga usaha UMKM dalam jenis offline ataupun online.

Sedangkan tarif pajak 0,5% memiliki batas waktunya sendiri yang sudah ditentukan oleh PP Nomor 23 Tahun 2018. Bagi wajib pajak badan seperti koperasi maupun firma sekitar lima tahunan dan bagi pajak badan sekitar tiga tahun, lalu membuat pembukuan supaya bisa membayar pajak normal.

Demikian ulasan singkat mengenai pengertian usaha dagang dan beberapa penjelasan lainnya seperti syarat membuat SIUP, dasar hukumnya, serta pajak usaha dagang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here