Keunggulan dan Karakteristik Kopi Robusta dari SehatQ yang Jarang Diketahui

Apakah anda termasuk salah satu orang yang suka minum kopi? Namun penasaran dengan salah satu jenis kopi yakni robusta. Yuk ketahui lebih jauh keunggulan dan karakteristik kopi robusta berikut.

Rasanya kurang afdol menganggap diri sebagai pecinta kopi jika belum tahu sedikit atau banyak mengenai keunggulan ataupun karakteristik jenis kopi tertentu.

Keungggulan Kopi Robusta dibanding Kopi Lain

Kopi robusta memiliki nama latin Coffea canephora atau Coffea robusta. Sementara, jika dikaitkan dalam bahasa Inggris, robust memiliki arti diantaranya kuat, agak kasar, degap, dan lain-lain.

Berbagai ulasan dari artikel kesehatan di internet, misalnya disitus SehatQ, menjabarkan berbagai keunggulan kopi yang berasal Afrika Barat ini.

karakteristik kopi robusta
  • Tidak membutuhkan perawatan yang mahal sebab bisa tumbuh pada kondisi cuaca yang cenderung panas dan tahan terhadap hama penyakit. Ketahanan terhadap serangan hama penyakit salah satunya disebabkan karena kandungan kafeinnya yang tinggi.
  • Dapat tumbuh di dataran rendah sehingga bisa ditanam dalam wilayah yang luas. Kopi robusta dapat tumbuh pada ketinggian optimum 400-800 meter di atas permukaan laut.
  • Dapat tumbuh pada temperatur optimal antara 24 sampai 30 derajat celcius.
  • Kopi robusta berbuah pada umur 2,5 tahun sehingga termasuk kopi yang cepat panen.
  • Memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan jenis kopi lain. Kopi robusta dapat menghasilkan kopi 2.300 kg/hektare/tahun dengan pemeliharaan intensif.

Karakteristik Kopi Robusta yang Unik

Setelah mengetahui mengenai beberapa keunggulan dari kopi robusta, pada sub pembahasan ini akan disampaikan juga mengenai karakteristik kopi robusta.

keunggulan kopi robusta
  • Biji kopi robusta lebih kecil, lebih bulat, dan lebih padat dibandingkan biji kopi Arabika.
  • Berwarna hijau saat buahnya masih muda dan berubah menjadi merah ketika matang. Tetap menempel kuat pada tangkainya atau tidak mudah rontok jatuh pada saat matang.
  • Rasa kopi robusta lebih pahit jika dibandingkan dengan arabika. Selain itu, rasanya juga menurut penikmat kopi cenderung lebih kuat.
  • Kopi robusta memiliki kandungan kafein lebih tinggi yakni 2,7 persen, sehingga membuatnya lebih pahit.
  • Memiliki kandungan asam klorogenat (chlorogenic acid) antara 7 sampai 10 persen. Kandungan ini bersifat fungistatis kuat, sehingga dapat menghambat dan membantu daya tahan terhadap penyakit yang disebabkan jamur.
  • Kopi robusta memiliki tingkat keasaman dan kekentalan cukup tinggi.

Baca juga: Analisis Usaha Warung Kopi (Warkop)

Demikianlah beberapa keunggulan dan karakteristik kopi robusta. Dibalik keunggulan atau kelebihan tersebut, tentu kopi robusta juga memiliki kekurangan.

Salah satu kekurangan tanaman kopi robusta yakni memiliki perakaran yang pendek atau dangkal. Sehingga rentan terhadap kekeringan.

Selain itu, kandungan kafein yang hampir dua kali lipat dibanding kopi robusta harus menjadi perhatian. Sebab bisa menjadi masalah sebagian orang.

Untuk meminimalisir efek, seperti kecanduan kopi, ada baiknya juga anda mengevaluasi dan mengurangi kafein yang anda konsumsi.

Contoh Kopi Robusta di Indonesia

Indonesia terkenal dan termasuk negara penghasil dan pengekspor kopi terbesar di dunia. Jenis kopi robusta sendiri merupakan jenis kopi paling dominan di tanam di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari daya tahan kopi robusta terhadap penyakit.

Ada berbagai jenis kopi robusta di Indonesia, yaitu Robusta Lampung, Robusta Dampit, Robusta Flores, Robusta Temanggung, Robusta Pupuan, dan Robusta Jawa.

Simak juga: Jenis Kopi Paling Laris Cocok Untuk Para Penikmat Kopi

Untuk menikmati kopi, anda bisa memilih berbagai sajian unik maupun yang mainstream, seperti wedang kopi jahe, kopi joss (kopi tubruk dengan arang kayu), kopi tubruk Jawa, kopi takar (kopi dengan rebusan aren), atau kopi cold brew.

Tinggalkan komentar