Yuk Simak! 7 Jenis Kopi Paling Laris Cocok Untuk Para Penikmat Kopi

Anda seorang pecinta kopi? Pastinya sangat menarik jika anda mengetahui secara lebih kopi lokal yang memiliki rasa unik dan khas bagi lidah.

Belum lagi saat ini banyak sekali olahan kopi kekinian yang tentunya menjadikan minuman kopi beraneka ragam kualitas dan rasanya.

Menurut data dari FAO (Organisasi Pangan dan Agrikultur Dunia), Indonesia memang menjadi salah satu negara penghasil biji kopi terbesar.

Hal ini tentu sejalan dengan kondisi iklim yang dimiliki Indonesia, terlebih memang tanaman kopi memiliki kondisi iklim yang sesuai dengan syarat tumbuhnya.

Tentunya sebagian penikmat kopi, rasa yang unik akan memberikan kita kepuasan. Bahkan dominasi 30% kualitas dan rasa kopi memang ditentukan oleh baristanya, namun tidak menutup kemungkinan untuk mengetahui jenis kopi yang khas dan cocok karakteristiknya untuk anda.

7 Jenis Kopi Paling Laris Cocok Untuk Para Penikmat Kopi

jenis kopi paling laris

Sedikit mengulas mengenai kopi, apakah Anda sebagai pecinta kopi sudah mengenali jenis-jenis kopi lokal yang memiliki aroma khas?

Jika belum, berikut adalah jenis kopi berdasarkan daerah penghasilnya dan juga ulasan mengenai karakteristiknya:

1. Kopi Arabika Kintamani

Tumbuh didaerah dataran tinggi Gunung Batur, Provinsi Bali. Kopi arabika khas Kintamani Bali ini sangat memiliki karakteristik rasa yang berbeda, terlebih memang rasa yang nampak saat diseduh adalah rasa asam segar laksana buah jeruk (citrusy) tanpa meninggalkan aftertaste di mulut.

Selain itu kopi jenis yang satu ini, cocok untuk Anda penikmat kopi yang tidak terlalu suka rasa pahit. Sebab aroma wangi dan rasa yang didapatkan kombinasi manis serta terasa rempah-rempahnya.

Saran penyajian yang bisa Anda lakukan adalah menyeduhnya dengan cara tubruk dan campur dengan takaran gula secukupnya. Kopi lokal yang memiliki rasa unik ini, layak untuk anda coba sebab kualitas rasanya tidak main-main.

2. Kopi Arabika Gayo Aceh

Pernah mendengar kopi gayo? ya, kopi yang berasal dari Aceh ini memang memiliki kualitas yang khas dan menarik.

Hidup di Dataran Tinggi Gayo daerah Aceh Tengah, menjadikan kopi ini memiliki karakteristik unik dan menarik untuk dicoba. Sebab rasa seduhan kopi yang dihasilkan memiliki rasa khas yang memiliki tingkat keasaman rendah.

Tidak hanya menarik pecinta kopi lokal saja, kopi Gayo ini sudah terkenal hingga mancanegara. Antara lain negeri Paman Sam Amerika Serikat dan beberapa negara dibelahan Eropa. Inilah cita rasa yang khas ditampakkan sebab proses house blend yang menggunggah selera. Siap mencobanya?.

3. Kopi Arabika Toraja

Kualitas khas yang dihasilkan kopi yang satu ini memang sangatlah menarik, sebab bagi pecinta kopi lokal yang memiliki kadar kafein yang sangat rendah.

Ya, jawabannya adalah kopi lokal khas Toraja, berasal dari Tanah Toraja yang memiliki karakteristik biji kopi yang harum serta cara penyajiannya yang membuat pecinta kopi tergoda.

Keunikan dan kualitas kopi sangat ditentukan oleh hasil pasca panennya, tak perlu heran jikan proses pemanenanya sangatlah mengunggulkan kualitas.

Terlebih jenis kopi yang satu melewati proses sangrai dan baru dihaluskan menjadi bubuk.

Rasa seduhan pertamanya memanglah mantap dan tergolong aman untuk para penyintas asam lambung. Kopi arabika Toraja ini bisa Anda dapatkan dalam bentuk bubuk kopi maupun jika berkunjung ke Tanah Toraja bisa langsung memetiknya dari kebun.

4. Kopi Arabika Flores Bajawa

Nah jenis kopi lokal arabika lainnya adalah jenis lokal yang berasal dari daerah Flores.
Rasa khas kopi arabika pada umumnya memang lebih harum, wangi dan soft. Tak jauh berbeda dengan jenis yang satu ini, kopi arabikan Flores Bajawa memiliki kombinasi yang menarik.

Perpaduan orange, nutty sampai dengan rasa coklat menjadikan jenis kopi lokal ini memiliki rasa yang tingkatannya sangat menggoda.

Terlebih jika sudah diseduh maka rasa taste yang dihasilkan cenderung balance. Sehingga membuat kopi Flores Bajawa ini layak untuk dicoba penikmat kopi sejati. Jadi bagaimana, tertarik menyeduhnya?

5. Kopi Arabika Java Ijen Raung

Masih berlanjut dengan kopi lokal selanjutnya, jenis arabika lokal yang memiliki kualitas rasa tak kalah bersaing dengan jenis arabika lokal lainnya. Kopi Arabika Java Ijen Raung. Dimana kopi ini mempunyai sebuah cita rasa yang khas.

Dimana kopi ini merasakan pencucian dalam proses dan tumbuh berada di unsur timur Kawah Ijen, dalam elevasi 1400 meter.

Berasal dari daerah Jawa Timur, tepatnya didekat kawasan Kawah Ijen. Anda akan menemui jenis kopi yang khas dengan kualitas rasa sebagai berikut:

  • Memiliki rasa manis setelah penyeduhan
  • Tingkat keasaman yang rendah
  • Ada campuran komposisi seperti kacang-kacangan
  • Tidak mengandung kafein dalam jumlah banyak

Menjadikan kopi yang satu ini sangat layak untuk dicoba, kualitas khasnya menjadikan setiap dari kita ingin menyeduhnya.

Terlebih tanaman kopi yang satu ini hidup di dataran tinggi yang memiliki taste berkualitas. Nikmati seduhan dan keunikan rasa pada kopi lokal khas tanah Jawa Timur ini ya.

Baca juga:

6. Kopi Robusta Temanggung

Rasa yang khas dan menggunggah selera menjadi kopi robusta tak boleh dilewatkan untuk para pecinta kopi sejati.

Rasa kafein kopi robusta memang sangatlah terasa daripada jenis arabika maupun liberika. Tapi inilah yang menjadi daya tarik untuk pecinta kopi sesungguhnya, pastinya sebab tanaman kopi yang satu ini juga ditemui di Daerah Temanggung Jawa Barat.

Jenis Kopi robusta Temanggung, Jawa Barat ini memang terbilang sangatlah menarik. Beberapa negara Eropa dan daerah Amerika Latin juga menyukai jenis kopi yang satu ini.

Tak heran jika jenis lokal yang satu ini memang mendatangkan keuntungan jika teknis budidayanya tepat, maka dari itu jika ingin mengetahui karakteristiknya dan kualitasnya sangat bergantung teknis budiyanya.

Berdasarkan Cara Budidaya Kopi Robusta, syarat tumbuhnya berada pada daerah ketinggian tempat 100-600 mdpl.

7. Kopi Liberika Rangsang Meranti

Jenis liberika yang satu ini memang terkenal dengan kualitasnya yang enak dan mantap.
Tergolong kopi yang ditanam di tanah gambut, menjadikan kopi Liberika Ransang Meranti ini memang tidak perlu menggunakan gula untuk penyeduhannya.

Terlebih kadar keasaman yang dihasilkan hanya berkisar antara 1%. Dan ini menjadi kabar gembira tersendiri bagi pecinta kopi yang ingin merasakan kopi seduhan tanpa harus bingung saat kadar kafeinnya tinggi.

Sebab jenis kopi liberika ini menghasilkan rasa buah nangka ketika Anda akan merasakan setelah seduhan pertama. Tekstur seduhannya juga terbilah hitam pekat dan kental.

Tertarik untuk mencoba kopi lokal satu ini? tentu saja rasanya yang menarik menjadi kopi dengan aroma khas ini memiliki kualitas yang tak main-main.

Itulah 7 jenis kopi yang banyak disukai dan memiliki prospek menarik untuk dibudidayakan, Tidak hanya tertarik untuk mencobanya, Anda juga ingin pula membudidayakannya juga bukan?

Tentu bisa saja dilakukan dengan teknis yang tepat dan pastinya ilmu yang mumpuni.terlebih untuk membidik pasar ekspor yang masih terbuka luas.

Bagikan ke:

Artikel menarik lainnya:

Tinggalkan komentar