Beranda Fashion Tekstil

Cara Membuat KESET dari kain PERCA Sederhana & Mudah

853

Perlengkapan rumah tangga tidak lepas dari buah karya para pengrajin. Mulai dari perabotan, miniatur, guci dan lain masih banyak lagi lainnya. Bahkan lebih kreatifnya lagi mereka mengolah bahan yang tidak terpakai menjadi produk berguna. Salah satunya dengan menerapkan cara membuat keset dari kain perca.

Alat dan Bahan untuk Membuat Keset Kain Perca

Sebelum melangkah kepada cara pembuatan keset dari kain perca, pengrajin perlu mempersiapkan berbagai alat dan bahan yang dibutuhkan. Perbedaan motif atau pola jahitan nantinya akan menghasilkan bentuk berbeda. Tapi dari sisi perancangan dapat menggunakan mesin jahit atau teknik manual.

Bahan utama yang diperlukan tidak lain adalah berbagai potongan kain perca, kanvas dan furing. Ditambah pula dengan benang, gunting, meteran, lem kain, selotip hitam dan jarum tapestry. Proses pembuatan keset dibagi dalam tiga cara.

Selama ketersediaan alat dan bahan terpenuhi, maka dapat dilanjutkan dengan penerapan prosesnya. Pembagian langkah pengerjaannya dibagi dalam 3 kategori berbeda. Bentuk keset yang dihasilkan nantinya memiliki perbedaan motif maupun bentuk mengingat variasi teknik saat penerapannya.

Berbagai Cara Membuat Keset dari Kain Perca

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, cara membuat keset dari kain perca dibagi ke dalam 3 teknik. Anda dapat memilih mana metode paling tepat untuk dilakukan. Selama alat dan bahan telah tersedia secara lengkap, maka proses pengerjaan lap kaki dapat dijalankan.

1. Pembuatan Keset dari Kain Perca dengan Bantuan Mesin Jahit

Sebagai langkah awal membuat keset dari kain perca dengan bantuan mesin jahit, pengrajin dapat memotong kain perca dengan ukuran kurang lebih 4×4 cm, 8×8 cm atau 12×12 cm. Sesuaikan dengan seberapa banyak ketersedian jenis kain tersebut. Kemudian pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Kain perca yang telah dipotong-potong tadi dilipat secara diagonal agar membentuk segitiga sama kaki.
  • Tempatkan bagian alas segitiga sama kaki pada bagian atas. Lipat kedua pucuknya ke sisi bawah.
  • Pertemukan antara pucuk kanan dengan pucuk kiri lipatan kain. Tusuk dengan jarum pentul agar posisinya tidak berubah.
  • Sediakan kain perca berukuran lebih besar dan tebal untuk bagian alasnya. Bentuk menyerupai lingkaran.
  • Potong bahan pelapis sesuai ukuran dan bentuk alas keset tersebut.
  • Jahit secara keliling potongan kain alas dengan kain pelapis secara bersamaan. Sisakan sedikit ruang untuk membaliknya.
  • Jahit kedua kain tersebut lewat bagian paling menjorok ke dalam.
  • Setelah proses jahit selesai, balikkan hasil jahitan kain pelapis dan kain alas agar posisi jahitannya berada di dalam.
  • Rapikan lagi apabila terlihat masih ada celah pada sambungan kedua bahan kain tersebut.
  • Tempel beberapa potongan kain perca yang telah dipotong dan dibentuk sebelumnya kemudian jahit secara bertahap sampai memenuhi keseluruhan alas keset.
  • Tutup bagian tengah keset dengan potongan kain
  • Keset kain perca sudah dapat digunakan.

Proses penjahitan keset kain perca tersebut dilakukan dengan mesin jahit agar prosesnya berjalan lebih cepat dan hasilnya lebih rapi. Dibuat dengan pola jahitan memutar karena dibentuk seperti lingkaran.

cara membuat keset dari kain perca
alas kaki dari kain perca

Untuk penyelesaian dari keset ini, seperti pada gambar di atas. Bagus kan?

2. Pembuatan Keset dari Kain Perca dengan Teknik Menyulam

Proses pembuatan keset kain perca berikut ini dilakukan dengan cara menyulam. Namun tahapan prosesnya dilakukan dengan teknik manual. Waktu pengerjaan diperkirakan selama kurang lebih 60 menit. Sebagai langkah awal, Anda dapat mempersiapkan kain kanvas yang dijadikan alas.

cara membuat keset dari kain perca tanpa mesin jahit

Kemudian, pengrajin dapat mengukurnya dengan rentang panjang sekitar 70 cm dan lebar 50 cm. Selanjutnya, gunting kain kanvas tersebut. Berikutnya, dilanjutkan dengan tahap-tahap sebagai berikut:

  • Sediakan kain perca kemudian potong sesuai dengan alur seratnya.
  • Bentuk kecil-kecil seperti garis memanjang. Buat potongan sekitar 10 cm dari alas keset.
  • Setelah seluruh kain dipotong dengan ukuran tersebut, kepang sebanyak tiga helai sehingga membentuk ikatan kain yang memanjang. Proses ini termasuk memakan banyak waktu namun dapat dilakukan sambil duduk santai.
  • Berikutnya, persiapkan alas keset dari potongan kain kanvas tadi lalu lumuri permukaannya dengan lem kain sampai merata.
  • Tempel kepangan tersebut secara bertahap sampai seluruh bagian atas kain kanvas tertutupi hingga keseluruhannya.
  • Apabila ujung kepangan kain melebih alas, cukup dibiarkan saja.
  • Tekan-tekan kepangan kain dan pastikan hingga tertempel secara merata.
  • Jarum tapestry dimasukkan dengan benang sulam lalu jahit kelebihan ujung kepangan tadi.
  • Saat menjahit, jangan lewatkan semua kepangannya agar posisi keset terlihat lebih rapi.
  • Kain perca dapat digunakan apabila lem telah merekat kuat dan tidak ada jahitan yang terlewat.

3. Pembuatan Keset dari Kain Perca dengan Kawat Kassa

cara membuat keset dari kain perca dan kawat

Proses pembuatan keset selanjutnya ini dapat dikatakan sebagai cara yang paling mudah. Pengguna cukup menyediakan 3 alat utama seperti gunting, kawat kassa dan kain perca. Selanjutnya, gunting jenis kain tersebut dengan ukuran lebar 3 cm dan panjang 7 cm. Ikat potongannya pada celah berlubang.

Ikat dengan kuat dan rapi agar tidak mudah lepas setiap celah kawat kassanya. Meskipun cara seperti ini mudah, butuh kesabaran dan ketelitian agar tidak terlihat rongga sedikitpun yang belum tertutupi oleh potongan kain kassa tersebut.

Lainnya: Tabel ukuran baju anak

Kurang lebih itulah penjelasan detail mengenai penerapan cara membuat keset dari kain perca. Selain perlu mempersiapkan alat dan bahan, perlu kesabaran dan ketelitian dalam proses pembuatannya agar didapatkan hasil memuaskan dari produk alas kaki tersebut.

2 KOMENTAR

  1. Sebenarnya kalau ada mesin jahit, bakal lebih bermanfaat ya beragam kain perca atau bahkan baju bekas.
    Saya punya banyak baju bekas, mau dikasih orang nggak pantas karena udah sobek, dasar saya memang suka pake baju sobek, sampai benar-benar lusuh baru saya buang, biasanya berakhir jadi lap, tapi kebanyakan juga lap nya 😀

    • Sama mbak dengan keadaan baju-baju saya di rumah. Lebih banyak berakhir sebagai lap daripada dimanfaatkan menjadi kerajinan lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here