Tips Usaha Kuliner Pinggir Jalan bagi Pemula agar Cepat Laku Tiap Hari

Mengetahui tips usaha kuliner pinggir jalan penting untuk meminimalisir terjadinya kegagalan nantinya. Banyaknya pesaing merupakan salah satu hal yang bisa menghambat kemajuan. Pastikan memilih tempat strategis yang mudah ditemukan oleh calon pembeli agar jualan laris dan laku keras.

Tips Usaha Kuliner Pinggir Jalan bagi Pemula

tips usaha kuliner pinggir jalan

Memulai usaha kunci utamanya adalah tidak takut gagal, sebelumnya pelajari cara sukses berdagang makanan. Jenis kuliner tidak harus yang mahal, Anda bisa memulainya dengan memasarkan kuliner khas daerah tertentu. Potensinya sangat besar terutama jika dijual di kota besar, berikut tips jitunya:

1. Pilih Lokasi yang Strategis

Tips usaha kuliner pinggir jalan yang berpengaruh adalah pemilihan lokasi strategis setidaknya prosentasenya sekitar 80%. Faktor yang melatarbelakanginya adalah mudah terlihat, mudah ditempuh, perizinan dari pihak terkait, lingkungan sekitar usaha, dan dilewati banyak orang setiap hari.

Penyesuaian kuliner serta kondisi lokasi dapat memberi daya tarik untuk para pelanggan baru maupun lama. Jika di sekitar terminal paling sering ditemui adalah pecel lele, urap, nasi sayur, telur balado, atau makanan khas daerah terdekat.

2. Menentukan Harga Jual

Cara memulai usaha kuliner pinggir jalan yang penting adalah menentukan harga jual. Keputusan melakukan pembelian bukan hanya berkaitan dengan mahal atau murah namun menyesuaikan dengan budget. Kesesuaian rasa setiap makanannya dengan lidah menjadi salah satu nilai plus.

Meski sedikit mahal dengan pesaing, jika Anda menyajikan kualitas bagus kemungkinan besar pelanggan akan tetap berdatangan. Sebelum menentukannya perhatikan bebrapa poin pentingnya seperti lihat sasaran, pertimbangkan biaya produksi, dan tentukan mengambil keuntungan berapa.

3. Jangan Hanya Menawarkan Satu Menu

Menentukan menu dalam membangun usaha modal kecil sangat penting, namun hindari menyajikan satu kuliner saja. Misalnya jualan kue basah di pinggir jalan, maka sajikan beberapa jenis seperti putu, klepon, bakpao, getuk, dan cenil. Usahakan untuk menjaga kualitas rasa, perhatikan daya tahannya.

Jika sudah melewati waktu yang baik dikonsumsi bedakan dengan produk lainnya. tujuannya untuk menghindari keracunan atau pelanggan kecewa yang mengakibatkan tidak kembali untuk membeli di tempat Anda. Efek dari masalah ini bisa berkelanjutan bahkan dapat mempengaruhi orang lain.

4. Lakukan Promosi

Promosi merupakan hal penting sebagai usaha untuk mengenalkan kuliner kepada khalayak luas. Selain memanfaatkan kemajuan teknologi Anda bisa melakukan beberapa cara misalnya menawarkan diskon, memanfaatkan hari besar, membuat give away, dan bergabung di komunitas.

Jika baru saja membuka tempat usaha sebaiknya adakan promo, namun batasi porsinya serta jangka waktunya. Tujuannya untuk mengenalkan kepada khalayak menu-menu yang ada di dalamnya sampai bagaimana pelayanan dan rasanya. jika berminat nantinya mereka akan berkunjung kembali.

Baca juga: 13 Ide Usaha yang Cocok di Desa Pinggir Jalan

Cara Mencari Tempat Jualan di Pinggir Jalan yang Strategis dan Menguntungkan

Pemilihan lokasi merupakan hal penting yang harus Anda perhatikan, jika salah maka resikonya tidak laku dan sepi pembeli. Masalah ini sering dihadapi oleh pedagang, menyeimbangkan dengan kemajuan teknologi. Berikut ini cara mencari tempat jualan di pinggir jalan yang tepat:

1. Dekat dengan Jalan Raya

Memilih lokasi yang dekat jalan raya memudahkan calon pembeli menemukan warung Anda sehingga tidak terlalu sulit untuk mendapatkan pelanggan. Penambahan nama yang diletakkan di luar ruangan menjadi salah satu cara branding, bisa melengkapi dengan daftar menu beserta harga.

Jangan lupa memberi lampu agar tetap terlihat meski di kondisi minim cahaya. Jika perlu jalin kerja sama dengan jasa antar agar pelanggan yang jauh tetap bisa menikmati makanan di tempat Anda tanpa perlu datang langsung. Usahakan memperhatikan kualitas serta kehigienisan pengemasan.

2. Pilih Tempat Usaha Sesuai Kebutuhan

Saat membangun usaha kuliner di pinggir jalan perhatikan lokasi vital yang dekat dengannya, misalnya kampus, sekolahan, proyek, atau mol besar. Selanjutnya desain tempat tersebut dengan menarik, pilih menu makanan sesuai selera masyarakat, Anda juga bisa membuat kuliner tradisional.

Pilihan tempat untuk berjualan saat ini sudah beragam, jika ingin berpindah-pindah, maka dapat memanfaatkan gerobak dorong serta tenda sederhana atau bisa disebut kaki lima. Jika ingin menetap, Anda dapat menyewa bangunan strategis dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Gunakan Cat Warna Cerah

Mata seseorang cenderung sensitif dengan warna cerah sehingga mereka akan melihat tempat tersebut jika dirasa unik. Buatlah perbedaan dengan tempat sekitar sebagai ciri khas serta menjadi daya tarik. Di samping itu tetap perhatikan kualitas makanan yang disajikan serta kebersihannya.

Selain rasa kecepatan dalam pelayanan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan. saat akan memilih warna cat, pastikan menyesuaikan kesan yang ingin Anda munculkan. Jika temanya alam bisa memilih hijau, biru untuk menimbulkan rasa tenang. Beri keunikan saat memilih desainnya.

4. Desain Toko Menarik Perhatian

Seiring dengan perkembangan penduduk semakin pesat serta gaya hidup masyarakat yang konsumtif membuat pengusaha kuliner diminati. Kondisi ini menciptakan banyaknya pesaing terutama restoran besar, untuk itu perlu memberi keunikan sebagai daya tarik serta identitas.

Anda bisa mencari referensi di internet untuk membuat desain yang cocok dengan tema dari tempat jualan. Meski dengan modal kecil serta lokasi tidak terlalu luas bisa mencari solusi. Misalnya dengan memberi lampu kelap-kelip, lokasi foto, tambahan tanaman hias, pemilihan bangku dan meja unik.

Lainnya:

Demikian penjelasan singkat terkait tips usaha kuliner pinggir jalan yang perlu Anda perhatikan untuk menunjang perkembangan nantinya. Sebaiknya selalu bersikap ramah dan membangun komunikasi baik kepada para pengunjung sebagai daya tarik.

Bagikan ke:

Tinggalkan komentar