Beranda Gadgets

3 Tipe Programmer Dunia IT

Dunia IT dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat karena dunia industri memang dalam fase digitalisasi. Banyak sekali industri yang melakukan reformasi dalam proses bisnis mereka, dari yang dahulunya manual menjadi memakai sistem digital. Industri yang mampu bertransformasi akan bertahan, sedangkan yang tidak mampu akan tenggelam tidak dapat bersaing dan ketinggalan jaman.

Transformasi digital ini selain membantu mereka untuk melakukan efisiensi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan mereka sendiri. Itulah sebabnya digitalisasi dan transformasi ini sangat vital bagi industri saat sekarang ini. Salah satu profesi yang menjadi ujung tombak proses transformasi digital adalah para programmer. Mereka adalah bagian dari tim IT yang melakukan proses transformasi. Ditangan mereka ide transformasi yang ada dalam kepala para manajemen dibuat secara teknis dalam bentuk aplikasi digital atau sistem IT yang besar.

Karena transformasi digital membutuhkan aplikasi atau sistem yang sangat besar maka tidak jarang banyak sekali programmer yang terlibat dalam pekerjaan tersebut. Tidak jarang ada puluhan programmer sekaligus yang bekerja dalam satu proyek. Tingkat kompleksitas proyek menjadi sangat tinggi.

Biasanya sistem besar ini akan dibagi-bagi menjadi beberapa layer pengerjaan, seperti contoh back end layer, front end layer, database layer dan lain sebagainya. Metode pembagian layer ini diperlukan agar sistem yang besar dapat dipecah menjadi pekerjaan-pekerjaan yang lebih kecil dan terpisah. Karena pekerjan terbagi menjadi beberapa bagian terpisah maka otomatis melahirkan tipe – tipe programmer berdasarkan bagian yang dikerjakan oleh si programmer. Berikut beberapa jenis programmer berdasarkan tipe pekerjaan yang mereka lakukan.

Programmer Front End

Programmer jenis ini bertugas untuk mengembangkan aplikasi antar muka dengan pihak pengguna. Sederhananya mereka bertugas membangun sistem yang berhubungan dengan bagian tampilan langsung, bagian tampilan ini menyediakan fungsi-fungsi interaksi langsung pengguna. Programmer front end ini juga banyak bidang keahliannya tergantung jenis aplikasi atau sistem yang dibuat.

Programmer web adalah salah satu contoh programmer front end, mereka bertugas membuat antar muka web aplikasi. Mereka yang membangun tampilan web yang mudah dipakai oleh pengguna, mudah dimengerti dan cepat untuk diakses. Sebagian dari mereka juga bertugas membuag tampilan web yang enak dipandang, biasanya mereka bekerja sama dengan seorang design grafis. Bahasa pemrograman yang sering mereka pakai adalah html, javascript, jquery, angular, react.js atau dan sejenisnya.

Mereka juga dituntut untuk paham css agar tampilan yang dipakai menjadi semakin bagus dan enak untuk dipakai. Ada banyak cara untuk mempelajari bahasa pemrograman yang sering dipakai oleh programmer front end. Salah satunya adalah kursus programming online dari Nextgen. Nextgen menyediakan kursus programming javascript dan jquery yang fokus kepada tugas-tugas coding sehingga membuat pesertanya memiliki kemampuan yang bagus.

Contoh lain programmer tipe ini adalah programmer mobile. Programmer mobile ini juga banyak macamnya, ada programmer android, programmer iphone, programmer kotlin dan sebagainya. Tugas mereka adalah membuat antar muka dan tampilan aplikasi yang dijalan melalui handphone. Sama seperti programmer web, mereka dituntut membuat antar muka yang selain enak dipandang, mudah dipakai dan juga mudah dimengerti. Tidak lupa juga mereka harus menjaga performance aplikasi yang dibuat agar berjalan dengan cepat dan tidak banyak waktu tunggu.

Programmer Back End

Programmer back end adalah tipe programmer yang bekerja membuat bagian perhitugan pada sistem. Mereka tidak dituntut untuk membuat tampilan tapi perhitungan, rule bisnis dan menjaga keamanan sistem. Mereka juga dituntut untuk membuat sistem yang cepat dan tidak banyak hambatan akses.

Salah satu tugas back end programmer adalah menyediakan fungsi-fungsi yang nantinya diakses oleh programmer front end. Fungsi-fungsi ini bisa berupa mengambil data, input data, perhitungan atau fungsi keamanan. Ada banyak cara menyediakan fungsi untuk front end, tapi cara yang paling banyak dipakai sekarang adalah dengan menyediakan Rest API. Data yang diterima dan dikirimkan biasanya berupa JSON.

Tugas lain dari back end programmer adalah memastikan semua data disimpan kedalam database. Ini tugas yang cukup krusial karena selain memastikan integritas data, seorang programmer back end juga dituntut untuk menjaga kecepatan akses kedalam database. Tugas ini menuntut banyak pengalaman dan pengetahuan dalam menggunakan berbagai jenis database yang banyak dipakai sekarang.

Back end programmer bisa juga melakukan tugas integrasi host to host. Integrasi host to host ini adalah memanggil sistem lain untuk melakukan perhitungan dan menjalan suatu proses bisnis. Seperti misalnya, aplikasi penjualan yang menggunakan pembayaran menggunakan gopay. Aplikasi ini harus melakukan integrasi host to host (server to server) antara aplikasi server mereka sendiri dengan server aplikasi gopay. Tugas integrasi ini biasanya dilakukan dengan pemanggilan Rest API dari atau ke server aplikasi gopay.

Bahasa pemrograman yang sering dipakai oleh programmer back end adalah Net (C#, Vb.Net), Java, C++ dan sejenisnya. Banyak cara untuk mempelajari bahasa pemrograman jenis ini, bisa melalui perkuliahan, belajar sendiri atau melalui kursus programming. Salah satu contohnya, Nextgen menyediakan kursus programming yang membantu pesertanya untuk mahir bahasa pemrograman back end.

tipe programmer
Teknologi Front End dan Back End

Programmer Database

Programmer jenis ini bertugas untuk memberikan akses kepada data dalam database. Memang agak sedikit rancu apakah programmer jenis ini adalah seorang programmer atau bukan, karena tugas mereka sebagian adalah membuat dan memelihara database, tapi sebagian lagi juga menyedikan coding untuk akses kedalam database. Coding ini biasanya berupa store prosedur (SP), fungsi atau trigger.

Bahasa pemrograman yang dipakai juga beragam tergantung tipe database yang dipakai. Store prosedur atau fungsi yang mereka buat nanti biasanya dipanggil oleh programmer back end. Programmer tipe ini memang tidak sebanyak dua tipe sebelumnya, tapi tugas mereka sangat krusial karena berhubungan dengan kecepatan, kemudahan dan keamanan akses kedalam sistem database.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here