Kelemahan Usaha Fotocopy: Resiko dan Acaman yang Wajib diketahui Pemula

Fotocopy saat ini merupakan salah satu bidang yang banyak ditekuni masyarakat untuk menambah pendapatan, baik utama maupun sampingan terutama yang dekat dengan sekolah, perkantoran, atau kampus. Sebelum memulainya ada baiknya mengetahui kekurangan atau kelemahan usaha fotocopy.

Ancaman dan Kelemahan Usaha Fotocopy untuk Diketahui Pemula

kelemahan usaha fotocopy

Setiap usaha tentu memiliki resiko yang harus ditanggung oleh pemilik. Penting untuk mengetahui faktor-faktornya agar dapat melakukan pencegahan atau mencari solusi terbaik, tujuannya meminimalisir terjadinya kerugian. Berikut ini beberapa ulasannya:

1. Memiliki Banyak Pesaing

Dunia pendidikan dan perkantoran saat ini berkembang dengan pesat sehingga membuka peluang usaha baru salah satunya adalah fotocopy. Ancamannya adalah ada banyak pesaing terutama di sekitar kampus, bahkan dalam jarak dekat penyedia jasa tersebut tidak hanya ada satu atau dua saja.

Agar dapat memenangkan persaingan harus memiliki strategi misalnya menawarkan harga lebih murah, memberi pilihan kertas lengkap, pelayanan ramah, responsif dan bisa transaksi secara online. Dengan begitu, brand awareness akan terbentuk dan mereka secara otomatis menjadi pelanggan setia.

2. Kerusakan Mesin Fotocopy

Salah dalam penggunaan atau perawatan terkadang membuat mesin fotocopy akan mengalami kerusakan, hal ini tentu akan memerlukan dana tambahan untuk keperluan reparasi. Agar dapat meminimalisir pengeluaran, Anda mempelajari dasar perbaikan sehingga bisa melakukan sendiri.

Ancaman ini akan sering dirasakan jika mesin fotocopy sudah terlalu lama digunakan disamping perawatan yang kurang benar. Nantinya dapat menurunkan kualitas hasilnya bahkan menjadikan cetakan terbalik, terpotong, hitam dan buram.

3. Tidak Mendapatkan Lokasi Strategis

Lokasi strategis adalah faktor pendukung banyaknya pengguna jasa karena mudah ditemukan. Kemajuan teknologi bisa Anda manfaatkan untuk mencari solusi, yaitu dengan mempromosikan secara online serta membuka jasa pesan antar dengan syarat tertentu.

Hindari memberi syarat terlalu rumit karena akan mengurangi minat pelanggan. Anda juga bisa menaikkan tarifnya sebagai pengganti uang bensin jika jaraknya jauh. Agar lebih mudah, lakukan kerja sama dengan teman atau rekrut pekerja untuk membantu mengantarkannya.

Simak juga:

Beberapa Resiko Usaha Fotocopy

Menjalankan bisnis bidang fotocopy membutuhkan strategi khusus agar bisa mendapatkan keuntungan dan tidak rugi karena pembelian mesin serta perlengkapan pendukung cukup mahal. Pastikan memiliki keahlian dibidang tersebut untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi.

1. Sepi Pembeli

Ada beberapa alasan sepinya pembeli mulai dari lokasi tidak strategis, pesaing terlalu banyak dan belum menemukan daya tarik. Resiko ini bisa saja terjadi meski sudah membangun usaha lama. Mempertahankan kualitas dan memberikan pelayanan dapat meminimalisir efek tersebut.

Memupuk kedekatan dengan konsumen dapat Anda lakukan agar bisa menjadi pelanggan setia. Caranya dengan berlaku ramah dan bertanggung jawab jika melakukan kesalahan. Meski terlihat simpel namun pengaruhnya cukup signifikan dalam membangun kepercayaan.

2. Pembeli Sering Bon (Hutang)

Bon bisa saja dilakukan pelanggan karena beberapa alasan misalnya tidak memiliki cukup uang, alasan pertemanan dan lupa membawa dompet. Solusinya catat dengan baik tagihan beserta namanya, tanyakan kapan akan melunasinya. Anda juga bisa mengingatkannya jika berkunjung ke tempat fotocopy.

Setiap akhir bulan hitung apakah pendapatan lebih besar dari pengeluaran atau sebaliknya. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya kerugian. Selanjutnya belikan perlengkapan yang sudah habis mulai dari tinta, kertas, beberapa jenis dan lakukan pengecekan kondisi mesin tetap prima.

3. Omset Menurun Saat Libur

Jasa fotocopy banyak ditemukan di dekat sekolahan, kampus, atau perkantoran. Jika libur panjang secara otomatis pendapatan berkurang drastis seperti kondisi saat ini. Ada banyak pelaku usaha yang harus mengalami kerugian karena sebagian besar kegiatan dilakukan dengan sistem online.

Meskipun masyarakat sekitar mungkin tetap melakukan transaksi namun pemasukan berkurang. Sebagian besar pelaku usaha akan menutup tokonya dan pindah pekerjaan lain yang menguntungkan untuk sementara. Cara menyikapinya adalah menjadi konten kreator bidang terkait.

Baca juga: Usaha Pendamping Konter Pulsa

Apa saja Kendala Usaha Fotocopy?

Mempelajari dasar dari mesin fotocopy sangat penting untuk menunjang kelancaran saat proses nantinya. Meski kesempatan terbuka lebar namun tetap diperlukan trik jitu untuk mencari solusi jika terjadi kendala, agar pendapatan bisa tetap stabil.

1. Kurangnya Dana

Kekurangan atau kelemahan usaha fotocopy berkaitan dengan kurangnya dana untuk membeli berbagai perlengkapan fotocopy. Solusinya adalah dengan memilih paket usaha fotocopy lengkap dengan starter packnya, pilih harga sesuai budget namu hindari menjalankan kredit karena beresiko tinggi.

2. Daya Listrik

Jika Anda menyewa tempat maka daya listrik dapat menjadi penghambat karena mesin fotocopy beserta perangkat perlengkapannya memerlukan daya tinggi. Agar prosenya lancar sebelumnya lakukan analisis kebutuhan kemudian sesuaikan dengan volt yang tersedia.

Demikian penjelasan kelemahan usaha fotocopy, setelah mengetahuinya sebaiknya lakukan analisis dan estimasi terlebih dahulu sebelum membukanya. Carilah supplier penyedia perlengkapan dengan harga terjangkau dan jalin kerja sama.

Selain itu pilih ahli reparasi kemudian jadikan langganan jika bagus. Perhatikan juga pembelian beberapa jenis kertas untuk meminimalisir pengeluaran.

Bagikan ke:

Artikel menarik lainnya:

Tinggalkan komentar